Nikmatnya Secangkir Teh di Tengah Kebun Salak

Menikmati secangkir teh ditemani semilir angin yang bertiup dari sela-sela popohonan salak adalah salah satu yang ditawarkan agro wisata Warung Kebung Salak (WKS) Salatiga.

Tapi teh yang ditawarkan di tempat ini bukanlah sembarang teh, tapi teh yang terbuat dari kulit buah salak.

Jika biasanya setelah kita makan buah salak, kulitnya pasti dibuang. Tapi oleh Laili Musyarofah (37) pemilik WKS, kulit buah salak bisa dibikin sebagai minuman yang nikmat dan tentunya menyehatkan.

Setelah sukses memproduksi Bubuk Biji Salak yang tampilan dan rasanya nya mirip kopi, teh kulit salak ini makin melengkapi menu-menu alternatif di WKS yang terletak di Jalan Srikandi, Grogol, Salatiga, Jawa Tengah.

“Sudah empat bulan ini saya produksi. Awalnya ya coba-coba,” kata Laili.

Berdasarkan yang ia pelajari dari internet, dalam kulit salak ditemukan beberapa zat yang bermanfaat, di antaranya kalori, fosfor, kalsium, vitamin B, air, karbohidrat serta zat besi. Dengan mengonsumsi teh kulit salak ini maka kita sudah memperoleh berbagai mineral yang diperlukan tubuh.

Dengan mengolah kulit salah menjadi teh, kata Laili, bisa mencegah dan mengatasi berbagai jenis penyakit. Antara lain sembelit, tekanan darah tinggi dan mengobati ambeien.

“Bukan mengobati, tepatnya menurunkan karena efeknya tidak langsung sembuh tapi perlahan,” kata lulusan Fisip Undip, jurusan ilmu komunikasi ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *