Cara Mudah Merawat Lantai Kayu

Beberapa kelebihan lantai kayu sehingga banyak dipilih orang adalah antara lain lebih elok dipandang, tahan lama, dan meningkatkan nilai jual rumah. Namun, setelah mengetahui kelebihan-kelebihan ini, tak sedikit orang yang masih takut untuk memilih material kayu untuk lantai rumah mereka karena mereka tahu bahwa merawat lantai kayu takkan semudah merawat lantai keramik atau marmer. Begitupun halnya dengan Anda. Ketika berkonsultasi dengan tukang bangunan mengenai material apa yang ingin Anda gunakan untuk lantai rumah Anda, Anda memerlukan sedikit waktu untuk berpikir dan menimbang segala pilihan yang Anda punya. Sebelum memutuskan akan menggunakan kayu untuk lantai rumah Anda, Anda perlu mengetahui bahwa salah satu dari beberapa komplain yang paling sering orang lontarkan adalah lantai kayu mereka sering menjadi tampak kotor dan kusam seiring berjalannya waktu. Ada beberapa alasan berbeda mengapa material lantai kayu semakin lama akan semakin kehilangan kilaunya. Padahal kebanyakan, sedikit perubahan pada perawatan rutin lantai akan mampu menyelesaikan masalah ini. Material kayu sangatlah bagus dan jika Anda merawatnya dengan baik, kayu tersebut takkan kehilangan kemilaunya sampai bertahun-tahun kedepan.

  1. Apakah lantai kayu perlu di-finish kembali?

Tiada finish lantai kayu yang dapat bertahan selamanya. Jadi, jika dihadapkan pada pertanyaan apakah lantai kayu perlu di-finissh kembali suatu saat, jawabannya adalah “ya”. Namun, Anda dapat memperpanjang umur dari finish suatu lantai kayu dengan memberlakukan beberapa peraturan di dalam rumah, seperti tidak boleh memakai sepatu di dalam rumah, selalu memotong kuku binatang peliharaan Anda, dan menggunakan pelindung furnitur. Bahkan dengan tindakan pencegahan tersebut, bukan tidak mungkin lantai kayu masih akan membutuhkan finish tambahan.   Hal ini bisa saja disebabkan oleh tetesan air yang secara frekuen terjadi di suatu area lantai. Ketika tanpa Anda sadari hal tersebut terjadi di dalam rumah, sangat mungkin finish lantai Anda menjadi terpengaruh. Lama-kelaman, ketika titik-titik air ini mulai mengikis lapisan kayu dan membuat warnanya memudar, maka Anda perlu melakukan sedikit perbaikan pada lantai kayu Anda.  

  1. Apakah Anda sering menumpuk wax?

Wax merupakan suatu bahan yang sudah biasa digunakan untuk melindungi lantai kayu. Namun tahukah Anda bahwa wax juga bisa menjadi penyebab finish lantai kayu Anda menjadi tak lagi berkilau? Seiring berjalannya waktu, waxing bisa membuat tampilan lantai Anda tampak kusam, dan ketika Anda melihat lantai Anda tak lagi tampak seperti yang seharusnya, Anda menambahkan satu lapisan wax kembali di atasnya. Hal ini membuat lapisan wax akan semakin bertumpuk di atas material kayu yang dapat mengakibatkan lantai kayu tampak kusam lebih cepat pula. Untuk itu, biasakan untuk tidak me-wax lantai kayu Anda lebih dari dua kali dalam satu tahun.  

  1. Apakah Anda sering kali mengepel lantai yang kotor?

Penyebab umum lainnya pada kusamnya lantai kayu adalah kebiasaan mengepel lantai yang kotor. Anda mungkin tidak melakukannya dengan sengaja, atau berpikir bahwa telah menyapunya dengan sempurna, namun hal ini bisa menjadi sebuah masalah.   Sebelum Anda mencoba untuk menggunakan pelan basah, lantai perlu disapu atau di-vacuum dengan cermat.Partikel debu dan kotoran yang tertinggal di atas permukaan lantai akan menimbulkan garis atau goresan di lantai. Apabila Anda memutuskan untuk menyapu lantai, pastikan Anda menggunakan pembersih debu dan bukan ijuk untuk menghindari lantai Anda tergores.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *